[Vignette] First Step

LINE_1451294489735

First Step

An absurd fiction by Putri Pucuk

Starring by [Monsta X’s] Lim Chang Kyun & [OC] Natasha Lee

PG-13 || Vignette || failed fluff, surrealism

Thanks to acu for amazing poster

.

.

Well, sepertinya misi first step milik Chang Kyun berakhir aneh hari ini.

.

.

©PutriPucuk2015

***

 

Ini adalah kali kedua dalam hari ini Chang Kyun berkunjung ke perpustakaan sekolah. Sesuatu hal yang mustahil dan di luar logika untuk dilakukan oleh seorang Lim Chang Kyun— Begitu kata Ki Hyun.

Harus Chang Kyun akui, mengunjungi perpustakaan adalah hal terbodoh dan teraneh yang pernah dilakukannya seumur hidup. Lelaki itu kelewat malas hanya dengan melihat setumpukan buku yang tersusun rapi di rak dengan segala judul-judul tidak manusiawi yang bisa membuatnya memuntahkan sarapannya kapan saja. Chan Kyun type lelaki yang tidak bisa diam barang sedetik saja. Ia bukan type orang yang betah untuk melakukan sesuatu yang membuatnya mati rasa akan kebosanan seperti membaca. Kecuali untuk komik. Garis bawahi itu, bung.

Tapi semua pemikiran itu terpatahkan selama sebulan belakangan ini. Chang Kyun rutin mengunjungi perpustakaan sekolahnya. Bahkan kelewat rajin melebihi siswi teladan sekolahnya, Son Hyun Woo. Kendati demikian, bukannya meminjam atau sekedar membaca buku, Chang Kyun malah kelihatan seperti seorang penguntit tampan dan bebal yang pernah ada di muka bumi.

Adalah Natasha Lee— begitu profile siswa baru yang tertera di website sekolah.

Chang Kyun pertama kali melihatnya di ruang guru. Ia sendiri berada di sana bukan karena prestasi belajarnya yang membanggakan tapi tentu saja karena kejahilannya bersama Kihyun mengerjai Hyung Won. Gadis itu tampak muram, seperti tidak menyukai kepindahannya yang jauh dari Tokyo. Dan untuk pertama kalinya dalam hidup, eksistensi Chang Kyun tersedot pada seorang gadis nyata di bumi, bukan pada sebuah anime yang digemarinya.

Seorang gadis keturunan Korea-Jepang, tinggal di daerah Gangnam, tinggi 168 cm, penyuka Patrick si bintang laut, mie ramen dan vanilla latte. Hobby utamanya tidur terutama di perpustakaan sekolah dan—- oh, astaga!! Lee Chang Kyun benar-benar seorang penguntit kelas kakap.

Ada sesuatu yang membuatnya tertarik pada gadis itu. Dan maka dari itu Chang Kyun mencari informasi sebanyak-banyaknya hingga akhirnya membuat sebuah misi yang ia beri nama; First Step, yang tak ayal adalah misi bertegur sapa dengan sang pujangga. Ki Hyun menyebut misi ini sebagai hal paling tolol yang pernah terpikirkan oleh manusia sekalipun.

Chang Kyun berjinjit pada telapaknya, mengurai langkah dengan pelan bagai pencuri di malam hari. Lelaki itu menyusuri lorong rak buku yang sudah sangat dihapalnya sebulan belakangan ini. Onyx nya bergerak ke segala arah, meruntun hingga menusuk sukma dan sensasi adrenalin yang berpacu bagai di lintasan kuda. Dan ia menemukan Natasha Lee di pojok ruangan, terduduk di lantai dengan kepala yang bersandar di dinding. Sebuah buku terpangku rapi di pahanya dan seperti biasa… gadis itu tertidur. Yeah, menggunakan perpustakaan yang sepi dan jarang di kunjungi sebagai tempat peraduan ke dimensi lain.

Sebuah lengkungan manis terpatri di wajah Chang Kyun. Sepertinya hari ini akan menjadi hari yang baik mengingat bahwa misi pertama miliknya harus sukses. Harus sukses! Sekarang tinggal menungu Natasha terbangun kemudian—-

“Hei, anak muda! Apa yang kau lakukan di sini?”

—-Chang Kyun menoleh dan tepat di hadapannya sebuah buku fisika tua tampak menatapnya dengan selidik.

Chang Kyun mendengus dan berujar, “Menurutmu apa yang sedang ku lakukan, buku tua?”

“Kemana sopan santun anak muda zaman sekarang? Apa kau tidak di ajarkan tata krama di kelasmu?” Sebuah buku bahasa yang di samping buku fisika ikut terlibat, menimbulkan gelagat emosi yang tak terbendung.

“Anak yang tampan, sayang sekali sikapmu tidak sopan.” Buku sejarah pun ikut.

“Jika kau tidak berniat membaca atau meminjam buku di sini, segeralah pergi!” buku fisika itu terdengar galak. Chang Kyun terkekeh di tempatnya, memandang geli sederetan buku yang kini menatapnya tidak suka.

“Kau mengusirku, huh? Kau tidak memiliki hak untuk mengusirku. Aku tidak akan pergi. Aku masih memiliki urusan di sini. Dan lagi, aku mohon jangan berisik, buku tua, atau kau akan menggagalkan misiku.” Chang Kyun melempar pandang ke arah Natasha sebentar—memastikan gadis itu masih berkelana di dunianya.

“Aku tak peduli dengan misimu! Sekarang pergi!!”

“Dasar buku fisika cerewet! Diam atau aku akan membakarmu dan juga teman-temanmu!”

Serangkai frasa telak dari Chang Kyun itu membuat buku fisika itu terdiam. Hingga beberapa sekon yang terurai, sang buku fisika bergerak dari raknya yang berdebu kemudian mengambil posisi dan memukul keras bagian belakang kepala Chang Kyun.

Chang Kyun kehilangan keseimbangan, dan ia tersungkur dengan indahnya. Lututnya sukses mencumbu dingin dan kerasnya lantai marmer, menimbulkan sebuah bunyi nyeri cukup menyakitkan dan tentu saja, menarik atensi sang pujangga yang ternyata baru setengah tertidur itu.

Manik keduanya bersirobrok, menghasilkan peraduan dan gelagat yang awkward. Natasha melempar pandang yang bahkan Chang Kyun tidak paham akan maksudnya. Sepertinya perempuan itu tidak memiliki emosi dalam jiwanya.

Oh, astaga! Di mana Ki Hyun?? Tidak bisakah lelaki itu menyelamatkannya dari sarang penyamun seperti ini, huh?

“Apa yang kau lakukan di sana?” tanya gadis pelan.

“Kau tidak melihatku terjatuh?” Chang Kyun bertanya balik, terlalu emosi menjawab pertanyaan bodoh yang dilontarkan gadis itu.

“Aku tahu. Maksudku, sebelum kau terjatuh, apa yang kau lakukan?”

Demi semua nama suci, Chang Kyun ingin sekali rasanya meremukkan sesuatu karena gadis ini. Rasa malu, bodoh, canggung, semua bercampur menjadi satu sekarang.

Ayo putar otak, Lee Chang Kyun!! Cari sebuah jawaban!!

“Aku… aku petugas perpustakaan. Tadi aku sedang merapikan buku-buku dan membawa banyak buku yang hendak aku susun hingga terjatuh seperti ini.” Jelas Chang Kyun yakin, sembari wajah itu memahatkan sebuah senyum yang lebih mirip cengiran kuda kelelahan.

“Dasar penipu!! Sejak kapan kau menjadi petugas perpustakaan, huh?”–buku fisika yang memukul kepalanya bersuara di raknya.

“Aku bersumpah akan memukul kepalamu setiap hari jika perpustakaan ini memiliki petugas sepertimu.” –itu buku bahasa.

“Jangan percaya padanya, perempuan. Lelaki ini…. Otaknya bahkan lebih berbisa daripada bibirnya.” –dan itu buku sejarah.

Chang Kyun menengadah, melemparkan tatapan paling kejam yang ia miliki kepada sederet buku yang tengah mengolo-olok dirinya saat ini. Demi apapun, Chang Kyun sepertinya ingin memakan semua buku itu hidup-hidup.

“Apa kau selamanya akan berada pada posisi itu?” Natasha kembali bertanya, membuat atensi Chang Kyun kembali teralih padanya. Buru-buru lelaki itu bangkit dan merapikan seragamnya.

“Dan maaf, petugas perpustakaan, aku sangat mengantuk hari ini. Jadi bisa tinggalkan aku untuk tidur sebentar saja? Aku akan sangat berterimakasih.”

Apa katanya?

Demi Dewa Zeus yang masih berkuasa di gunung olympus, mengapa jenis gadis seperti ini ada di muka bumi?! Dan anehnya, Chang Kyun mengangguk pelan ketika manik itu meminta padanya dan tungkainya berbalik, merangkai tapak sembari berpikir.

Well, sepertinya misi first step Chang Kyun berakhir aneh hari ini.

 

-end-

 

 

Aigoo, maaf kalo hasilnya jadi aneh gini, yang penting udah debutlah wkwk -_-)v

Review juseyooo :3

 

Advertisements

Author: PutriPucuk

Weird.

9 thoughts on “[Vignette] First Step”

      1. Mbaput omona mbaput kok ngerasa changkyun mahluk tertolol dibumi itu mana ngapain kamu mas ladenin buku2 tak manusiawi itu mending ladenin ulang yang jelas jelas berbentuk manusia masih sendiri lagi ah suka heran sama cogan jaman sakarang (ini mbaput langsung gumoh) ini cantik sekali mbaput omona—lagi diksinya bikin ngiler astaga 😚 trus mba mbanya juga eonik sekali BHAY MBAPUT MBHAAAAY

        Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s