[One Year with…] Call Remembrance

11. Yusfa - Call Remembrance

One Year With Shownu

Title : Call Remembrance

Author : Yusfa

Cast : Shownu (Monsta X) and Rachel Kim (OC)

Length : Oneshoot

Type : Songfic

Inspired by: Monsta X-AMEN

Rating: PG 15

Genre : Romance

NOTE: sorry for typo, OOC, etc. Judul terinspirasi dari kamus idiom B.inggris. The story and OC is mine.

 

Angin bertiup cukup kencang. Hingga menerbangkan helaian rambut panjang, milik gadis itu. Gadis itu berjalan dengan langkah cepat, matanya tampak memerah bahkan, sudah terlihat genangan air mata yang siap ditumpahkan. Gadis itu seakan tidak peduli dengan sekitarnya, sesekali dia menabrak pejalan kaki yang ada didepannya. Sesosok pria, tampak terlihat mengikuti gadis itu dari belakang. Tak henti-hentinya pria itu mengucapkan kalimat ‘dengarkan penjelasanku’. Tapi seakan, kalimat itu tidak terdengar oleh si gadis.

 

Pria itu mencoba meraih tangan si gadis, tangan yang jauh lebih kuat dan lebih besar mampu meraih tangan kecil si gadis. Gadis itu meronta, seakan tak ingin pria yang sejak tadi mengikutinya menggenggam tangannya. Tatapan sendu pria itu tertangkap di manik mata si gadis, si gadis mencoba tidak peduli tapi, seakan tidak berhasil, “Hentikan, Shownu!” bentak gadis itu. Pria itu menundukkan wajah, genggaman tangan itu sampai akhirnya terlepas, “Rachel…” pria itu menyebut nama si gadis.

 

Rachel. Nama si gadis yang diucapkan oleh sosok pria bernama Shownu terdengar begitu lirih. Rachel memandang ke lain arah, mencoba menghindar untuk menatap wajah Shownu. Shownu tampak mencoba mendongakkan wajahnya kembali, seolah sudah mengumpulkan semua kekuatannya, “Kejadian ini sudah sering terjadi, apa kau masih tidak mengerti?” ucap pelan Shownu tanpa ada ekpresi membentak. Rachel mulai mengarahkan pandangnnya pada Shownu, “Dan aku sudah sering mengatakan maaf padamu, Shownu-ah” balas Rachel membuat Shownu tertegun.

 

Mereka saling membisu, seakan memutar kembali kejadian yang sama. “Aku sudah berusaha menjadi yang kau mau, tapi, kadang aku tidak bisa menerima sifatmu yang seperti itu pada orang lain.” ucap Rachel menjelaskan. Air mata Rachel tumpah, tak terbendung lagi. Shownu menatap Rachel semakin sendu, seakan Shownu sudah hapal dengan kesalahannnya. Shownu menangkup wajah Rachel, mencoba menatap intens Rachel, “Apa yang kau lihat, tidak seperti apa yang ada dipikiranmu. Dia hanya temanku, aku tidak tahu dia akan menjebakku, ketika aku berusaha membantunya.” terang Shownu meyakinkan, “Tapi kali ini, kesalahanmu tepat didepan mataku. Aku melihatnya dengan jelas. Yah, aku memang tidak berpikiran dewasa. Mengertilah perasaanku Shownu, gadis itu menciummu” suara Rachel mulai serak. Air matanya tetap mengalir sembari membasahi wajahnya.

 

Pikiran dua insan itu mulai memanas, tak ada yang ingin mengalah. Tanpa berucap, Shownu langsung meraih tangan Rachel kembali dan membawa pergi Rachel ke suatu tempat.

 

Sebuah danau yang tenang, pepohonan hijau yang rindang, angin yang sejuk, dan langit yang cerah seolah menjadi saksi bisu, ketika Shownu membawa Rachel ke tempat itu. Shownu menuntun Rachel untuk duduk disebuah bangku panjang yang tepat menghadap ke arah danau. Mereka duduk, sembari menikmati danau yang menenangkan. Hanya deru napas yang terdengar, dan masih membisu.

 

Shownu mengeluarkan ponsel dan earphone miliknya, membuka aplikasi pemutar musik, dan ingin Rachel untuk mendengarkan lagu yang dipilihnya. Shownu memasangkan earphone bagian kanan untuk Rachel. Rachel tak menolak, hanya mampu membisu.

PLAY

I wanna love you, baby
o neol wihae noraehage haejwo Yeah

(Aku ingin mencintaimu, sayang
Biarkan aku bernyanyi untukmu
)

 

Satu tahun yang lalu, seorang pria dengan mantap mengahmpiri Rachel. Saat itu, Rachel baru saja menyelesaikan jam kuliahnya. Senyum mengembang nampak diwajah Rachel, ketika pria itu menghampirinya, “Kemana saja kau?, aku hampir mati kepanasan menunggumu, Shownu-ah” keluh Rachel pada pria itu. Shownu. “Berhentilah memanggilku tidak sopan, aku lebih tua darimu” kesal Shownu dengan nada gurau khas miliknya. Rachel tak menanggapi, segera menggandeng tangan Shownu untuk segera pergi.

Namun, tangan Shownu menahan erat tangan Rachel, merasa ada yang aneh, Rachel melirik ke arah Shownu, yang berada tepat disampingnya, “Ada apa lagi? Jangan bilang tidak mau pulang denganku, karena ada rapat dan sebagainya, atau ada hal lain, aku tidak peduli, aku mau kita pulang sekarang” mulut cerewet Rachel memang sudah ada sejak lahir, dan itu sudah sangat Shownu maklumi. Shownu mulai berucap “Sudah bicaranya? Aku ingin menyampaikan sesuatu padamu hari ini, kumohon dengarkan dengan baik. i wanna love you, Rachel”.

 

I wanna kiss you, baby
naega neoui namjara malhaejwo Yeah

(Aku ingin menciummu, sayang
Katakan bahwa aku priamu
)

 

Bagi setiap pasangan, berkencan adalah hal yang wajib. Tapi tidak bagi Shownu dan Rachel. Jadwal yang sudah diatur sedemikian rupa, ternyata tak didukung oleh cuaca ketika itu. Mereka berdua nampak berteduh di depan gedung olahraga, dan wajah mereka tampak tidak menyenangkan sekali, “Bagaimana ini….? Sekarang hujan, aishh” gerutu Rachel, membuat Shownu hanya tersenyum sambil menahan tawanya, “Hentikan senyummu itu, Shownu. Hubungan macam apa tanpa ada kencan, oh Tuhan….” Rachel seperti putus asa. Dengan spontan, Shownu melepas jaketnya, memakaikan untuk Rachel, seraya mengecup singkat bibir Rachel. Saat itu, Rachel mematung dan itu pertama kalinya Rachel merasakan jantungnya berhenti berdetak.

 

i geori wireul geotja, dadeul bureowohal geoya
oneul neon naege malhae saranghanda halgeoya

(Mari kita berjalan dijalan ini, semua orang akan iri
Kau akan bilang kau mencintaiku hari ini
)

 

Shownu dan Rachel akhirnya bisa menghabiskan waktu berdua hari ini. Mereka berjalan saling bergandengan tangan. Bahkan, mereka saling bertukar pandang walau sedang berjalan dikeramaian. Seakan dunia milik berdua.

 

Mereka sedang berada di sebuah taman tak jauh dari kampus. Walau hanya pergi kesebuah taman, setidaknya mereka dapat melakukan hal-hal layaknya pasangan kekasih yang lain. Rachel memandang kesekitar, melihat beberapa teman Shownu dan pasangannya juga ada disana. Tapi tampak ada yang mengganggu pikiran Rachel, “Mereka kenapa melihatku seperti itu?” tanya Rachel pada Shownu.

 

Shownu yang masih memesan dua cup ice cream tak menghiraukan ucapan Rachel, “Yak! Apa aku jelek? Sehingga tak pantas untukmu” teriak Rachel, membuat Shownu membulatkan matanya, “Ada apa berteriak? Kau kenapa?” tanya khawatir Shownu. Shownu mematung mendengar teriakan Rachel dan dua cup ice cream masih ada ditangannya, “Sepertinya teman-temanmu memandangku seperti tidak pantas bersamamu, coba lihat!” tunjuk Rachel ke arah pandangan aneh dari beberapa teman Shownu.

 

Shownu kembali menahan tawanya, “Tidak ada yang mengalahkan kecantikanmu, aku adalah orang beruntung yang memilikimu, Rachel. Mereka yang iri padaku” ucap Shownu, yang sukses membuat Rachel tersipu-sipu. Rachel pun mengatakan sesuatu pada Shownu, “Saranghae, Shownu oppa”.

oneuri gagi jeone
nega nae pum ane deureowasseumyeon hae
nugu boda neol wonhae
I want you baby
maeil nan niga nae yeojayeosseumyeon hae
oneuldo na gidohae Yeah Amen

(Sebelum hari ini berakhir
Aku ingin kau berada dipelukanku
Aku menginginkanmu lebih dari orang lain
Aku menginginkanmu sayang
Setiap hari, aku ingin kau untuk menjadi gadisku
Aku kembali berdoa hari ini, yeah Amin
)

Hari itu telah tiba. Dimana hubungan mereka mulai dibumbui oleh konflik-konflik yang sepele. Contohnya, saat Shownu lupa untuk mengantar pulang Rachel, hingga membuat Rachel menunggu berjam-jam. Tapi, sesuatu yang lebih buruk terjadi. Sifat ramah Shownu kepada orang-orang disekitarnya yang sering membuat Rachel naik darah.

 

Suatu ketika, Shownu ada rapat dengan kelompok belajarnya. Seorang teman wanitanya meminta Shownu untuk mengecek laptonya. Saat Rachel berniat untuk menjemput Shownu dikelasnya, Rachel melihat wanita itu seperti merangkul Shownu dengan manja. Rachel hanya mematung, lalu pergi begitu saja. Melihat Rachel, yang ada diambang pintu kelas. Shownu segera menyusul Rachel, dan meninggalkan temannya yang terdengar beteriak-teriak pada Shownu.

Shownu berhasil mengejar Rachel, “Hei, dengarkan aku!” Shownu mencoba menjelaskan, “Ada apa? Aku mau pulang” jawab Rachel kesal, “Dia hanya memintaku melihat laptopnya karena rusak, tidak lebih” wajah Shownu tampak memelas, membuat Rachel menjadi tidak tega untuk memarahinya lebih lanjut. Rachel memeluk Shownu, “Aku percaya padamu” ucap lembut Rachel, “Terima kasih sudah mengerti, aku harap hal seperti ini tidak terjadi, aku tak ingin kehilangamu, dan kau selalu bisa memelukku seperti ini” ucap Shownu sambil memeluk erat Rachel.

waenji moreuge na
ne ape isseumyeon gwaenhi jagajineun geot gatae
geunde bogo sipeo now
dugeundugeun daeneun nae simjang neol hyanghae ttwine
waenji moreuge na
ne ape isseumyeon gwaenhi jagajineun geot gatae
neomu bogo sipeo now
dugeundugeun daeneun nae simjang neol hyanghae ttwine

 

(Untuk beberapa alasan
Aku merasa canggung saat aku didepanmu
Tapi aku ingin melihatmu sekarang
Hatiku berdebar untukmu
Untuk beberapa alasan
Aku merasa canggung saat aku didepanmu
Tapi aku ingin melihatmu sekarang
Hatiku berdebar untukmu
)

Hari sudah larut malam. Rachel masih memandang layar laptopnya. Sampai dia tidak sadar bahwa, ada seorang pria yang sejak berjam-jam menemaninya menyelesaikan tugas. Rachel mencoba untuk melirik ke arah Shownu, “Pulanglah, aku masih lama, aku tidak bisa menemanimu mengobrol” jelas Rachel, “Kau tahu? Sejak tadi jantungku berdebar” saat Shownu berucap seperti itu, Rachel langsung menghadap ke arah Shownu, “Kenapa? Apa kau sakit?” terlihat kekhawatiran Rachel. Shownu tampak menepis helaian rambut yang sedikit menutupi wajah Rachel, “Berjam-jam aku memandang wajah cantik ciptaan Tuhan, bagaimana bisa jantungku tidak berdebar” ucapan Shownu berhasil membuat wajah Rachel merah merona.

 

 

 

 

neoui yeppeun nuneul bogoseo
daeche nuga amuil eopsgesseo
jeogi jom bwa (bwa) namjadeul da (da)
neo hanaman chyeodabojanha

(Saat mereka melihat mata cantikmu
Bagaimana bisa tidak ada yang terjadi?
Lihat disana, lihat semua pria disana
Mereka hanya melihatmu
)

 

Suatu ketika, Rachel mengajak Shownu untuk pergi keacara reunian SMA nya. Rachel tampak terlihat cantik dengan riasan sederhana yang dia gunakan. Tanpa ragu, Rachel memperkenalkan Shownu dihadapan teman SMA nya. Tiba-tiba, seorang teman pria SMA Rachel menghampiri keduanya, “Kau semakin cantik saja, Rachel Kim” puji pria itu pada Rachel. Rachel tersipu dengan pujian temannya, “Kalau tahu aku cantik, kenapa kau mengabaikanku dulu” ucap Rachel dengan nada bicara sedikit kesal, “Bagaimana kalau sekarang aku tidak mengabaikanmu?” tanya pria itu. Sontak saja, membuat Shownu yang tepat di samping Rachel geram, Shownu refleks untuk merangkul erat Rachel, “Sebaiknya kita harus menikmati makanan disini, Chagi” kata terakhir Shownu membuat Rachel membulatkan matanya, “Cha…cha..gi?” ucap gagap Rachel. Shownu segera membawa pergi Rachel dari hadapan pria itu tanpa berbicara sepatah katapun.

 

seksihan ni daril dugoseo
daeche nuga dareungeol bogesseo
jeogi jom bwa (bwa) namjadeul da (da)
naegeneun jeonbu jeogiya

 

(Saat mereka melihat kaki seksimu
Bagaimana mereka bisa melihat yang lainnya?
Lihat disana, lihat semua pria disana
Mereka semua musuhku
)

Pagi itu, Rachel dan Shownu sedang jogging di lingkungan rumah Rachel. Tanpa sepengetahuan Rachel, tali sepatunya terlepas dan membuatnya terjatuh. Shownu langsung dengan sigap menggendong Rachel. Rachel didudukkan, dan Shownu mencoba untuk memijat pergelangan kaki Rachel yang terkilir, “Bagaimana apa masih sakit?” saat Shownu bertanya, Rachel tidak merespon. Rupanya Rachel sedang mengamati orang sekitar yang sedang melihat mereka. Shownu menepuk pelan pipi Rachel, “Kau kenapa, hmm?” tanya Shownu lembut, “Kenapa setiap dengamu orang-orang selalu memandangku seperti itu?” guman Rachel, Shownu mencoba menghadapkan wajahnya pada Rachel, “Dengar baik-baik!, kau dan aku itu sempurna, mereka ingin seperti kita, Rachel” jawaban Shownu, membuat Rachel langsung mengecup singkat bibir Shownu

 

oneuri gagi jeone
nega nae pum ane deureowasseumyeon hae
nugu boda neol wonhae
I want you baby
maeil nan niga nae yeojayeosseumyeon hae
oneuldo na gidohae Yeah Amen

(Sebelum hari ini berakhir
Aku ingin kau berada dipelukanku
Aku menginginkanmu lebih dari orang lain
Aku menginginkanmu sayang
Setiap hari, aku ingin kau untuk menjadi gadisku
Aku kembali berdoa hari ini, yeah Amin
)

Memori manis itu terus berputar dipikiran Rachel. Dia merasakan bagaimana perjuangan Shownu untuk selalu membuat hidupnya bahagia, dia merasa begitu egois. Hanya dengan kejadian hari ini, dia digelapkan dengan semua kenangan manis bersama Shownu. Rachel melirik ke arah Shownu. Shownu masih memejamkan matanya menikmati lagu yang masih berputar. Merasa Rachel melirik ke arahnya, Shownu pun membuka matanya perlahan, “maeil nan niga nae yeojayeosseumyeon hae ,oneuldo na gidohae Yeah Amenucap Shownu seperti lirik lagu yang masih berputar.

I want you girl neoreul eotteohge hamyeon neol
gajil su isseulkka
ajik nae maeum da boyeo jul su eopsjiman
neoreul wihae moduda haejul su isseo ye

 

(Aku menginginkanmu
Apa yang bisa aku lakukan untuk memilikimu?
Aku masih tidak bisa menunjukkan semua hatiku
Tapi aku bisa melakukan apa saja untukmu
)

 

Semenjak Shownu menyatakan perasaannya pada Rachel. Maka, status persahabatan yang mereka jalin dari kecil, berubah menjadi sepasang kekasih. Keberanian Shownu untuk mengungkapkan perasaannya, ternyata telah lama Rachel harapkan. Walau keduanya sering menunjukkan rasa kasih sayang lebih, terkadang mereka hanya berpikir kalau jalinan ini hanya cukup menjadi sahabat.

 

Sebelum hubungan mereka dimulai, Rachel sempat bertanya sesuatu pada Shownu, “Aku rasa kau cukup tampan. Kenapa kau belum punya kekasih? Apa ini gara-gara aku terus menempel padamu?” pertanyaan Rachel saat itu benar-benar membuat Shownu terkejut. Shownu mencoba tenang, untuk bisa menjawab pertanyaan itu, “Aku sudah sering menunjukkan ketertarikan ku pada seorang gadis. Tapi entahlah, mungkin dia belum menyadarinya. Mungkin dalam waktu dekat ini aku akan mengejutkannya. Hari ini saja aku rela datang demi mengantar buku yang ia inginkan” jawaban Shownu saat itu membuat bingung Rachel, sekaligus seperti menyadarkan bahwa dirinya yang sedang dibicarakan Shownu.

 

harue hanbeonssigeun ni misoga tteoolla
eodil bwado neo gateun yeojaneun eopseul geoya
neoreul saenggak hamyeon na simjangi tteollyeowa
i sesange neoboda yeppeun yeojan eopseul geoya

(Setidaknya sekali sehari, aku memikirkan senyummu
Aku tidak berfikir aku bisa menemukan seorang gadis sepertimu ditempat lain
Saat aku memikirkanmu, hatiku bergetar
Tidak ada gadis lain yang lebih cantik darimu
)

 

Disela jam kuliah mereka yang padat. Mereka tetap dapat bertemu, walau hanya sekedar ke kantin atau perpustakaan. Telah mereka lewati hari demi hari menjadi sepasang kekasih. Bahkan, teman-teman dari mereka sudah bisa menebak kalau mereka akan menjadi pasangan yang sesungguhnya. Sebenarnya banyak pertanyaan yang terlintas dipikiran Rachel, meski dia sadar, kalau sekarang dia sepenuhnya milik Shownu.

 

Rachel mencoba bertanya pada Shownu, yang saat itu Shownu sedang mencari referensi untuk tugas kuliahnya, “Aku ingin bertanya padamu..” celetuk Rachel, membuat Shownu dengan cepat mengalihkan pandangannya dari buku, “Ada apa, Rachel?” balas Shownu sambil tersenyum manis, “Kenapa kau memilihku sebagai kekasihmu? Aku pikir kau tidak menganggapku sebagai wanita seutuhnya?” Rachel tampak memasang wajah berpikir. Shownu menatap intens Rachel, seolah sedang meyakinkan Rachel, “Satu-satunya gadis yang kupikirkan hanya dirimu. Semua yang ada pada dirimu, selalu membuatku ingin berada di sampingmu, Rachel.” jawaban Shownu telah meluluhkan hati Rachel. Dengan gemas Shownu sempat mencubit pipi Rachel.

 

oneuri gagi jeone
nega nae pum ane deureowasseumyeon hae
nugu boda neol wonhae
I want you baby
maeil nan niga nae yeojayeosseumyeon hae
oneuldo na gidohae Yeah Amen

 

(Sebelum hari ini berakhir
Aku ingin kau berada dipelukanku
Aku menginginkanmu lebih dari orang lain
Aku menginginkanmu sayang
Setiap hari, aku ingin kau untuk menjadi gadisku
Aku kembali berdoa hari ini, yeah Amin
)

 

Rachel melepaskan earphone nya. Dia kembali melirik ke arah Shownu. Lagu yang terputar telah habis. Rachel masih membisu, seakan masih sulit untuknya berucap. Shownu menatap Rachel penuh harap, “Tidakkah kau ingat? Hari ini anniversary kita yang pertama, Rachel Kim” ucapan Shownu, membuat Rachel berkaca-kaca. Rachel menutup wajahnya dengan kedua telapak tangan, dia mencoba untuk menahan tangisnya. Shownu meraih tangan Rachel, “Jangan menangis dihadapanku seperti ini. Kau semakin membuat hatiku sakit melihatnya” Shownu mulai menenangkan Rachel. Shownu mencoba memeluk Rachel. Rachel merasakan kehangatan itu. Kehangatan yang tidak pernah berubah ketika Shownu memeluknya. Shownu melepaskan pelukannya, mencoba melihat manik mata Rachel yang masih berlinang air mata, “Harusnya kita berbahagia hari ini, Rachel Kim. Aku harap, hari ini kau masih menjadi milikku seutuhnya sampai seterusnya” Shownu pun mengecup singkat kening Rachel dan kembali memeluknya.

END
 



 

 

 

 

Advertisements

Author: MonstaX-FanfictionIndo

HEY READERS MANIA!!! Kami menyuguhkan Fanfiction dengan main cast 'All Member of MONSTA X' So Let's join with us!!

3 thoughts on “[One Year with…] Call Remembrance”

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s