[One Year with…] Brothers

30. BettyMonBaby - Brothers

One Year With BROTHERS

A little story from [BettyMonBaby]

Main cast :

 IM & Other members

Genre : Family, Brothership.

Summary : “Aku tak pernah menyangka, mereka bisa menjadi seberharga ini untukku.”

 

IM’s POV

 

Hari ini adalah hari peringatan 1 tahun sejak kami debut. Kami berencana untuk merayakannya bersama di dalam dorm. Suasana dorm hari ini tak ada yang spesial. Jooheon-hyung dan Shownu-hyung sedang bermain game. Wonho-hyung masih saja betah duduk di depan komputer, dia benar-benar serius dalam mengerjakan musik. Sedangkan Kihyun-hyung sedang sibuk di dapur. Sepertinya dia sedang membuat kue untuk perayaan hari ini. Dia tidak sendiri, Minhyuk-hyung dan Hyungwon-hyung juga membantunya, walaupun sepertinya mereka disana bukan untuk membantu —terlihat dari tepung dan krim yang memenuhi wajah mereka. Dan aku sendiri, aku hanya sedang berbaring di atas sofa ruang tengah, mengamati hyung-hyung yang selalu aku kagumi itu.

 

Kihyun-hyung datang ke arahku sambil membawa kue.

“Kue sudah siap! Semuanya cepat berkumpul di ruang tengah!” teriak Kihyun-hyung. “Kau juga cepat kemari Changkyun-ah.” Ujar Kihyun-hyung padaku. Aku menurutinya dan langsung turun dari sofa. Bersamaan dengan itu, Hyung-hyung lainnya terlihat sedang berlarian kesini. Sepertinya masakan Kihyun-hyung selalu saja membuat mereka heboh, masakan Kihyun-hyung memang sangat lezat.

 

“Cepat makan! Aku sudah sangat lapar sejak tadi.” Desak Jooheon-hyung. Yang lain mengangguk setuju dengan semangat sambil melihat kue buatan Kihyun-hyung dengan air liur yang hampir menetes dari mulut mereka. Ketika tangan mereka hampir menyentuh kue itu, Kihyun-hyung langsung menghentikannya.

“Ya! Jangan makan sekarang, ini kan kue untuk merayakan 1 tahun kita, jadi ayo buat keinginan terlebih dahulu sebelum memakannya- singkirkan tanganmu Jooheon-ah.” Ujar Kihyun-hyung —Jooheon-hyung langsung diam setelah tertangkap basah ingin mencolek krim kue. Kami menutup mata untuk berdoa dan membuat keinginan. Setelah selesai, mereka langsung memotong kue dengan cepat.

“Changkyun-ah kau tak makan?” Shownu-hyung bertanya padaku.

 

“Tidak usah hyung, aku tidak lapar.”

 

“Ey, jangan begitu. Ini kan kue perayaan kita, jadi kau harus memakannya juga walaupun sedikit.” Sambar Kihyun-hyung seraya memotong sebagian kue untukku. Mereka makan dengan sangat lahap, sambil sesekali bercanda. Mencolek krim lalu menempelnya di wajah orang disebelah mereka. Aku juga jadi korban, jadi mau tidak mau, aku ikut dalam perang krim kue ini. Aku hanya bisa tersenyum melihatnya. Keadaan ini berbeda dengan tahun lalu. Tiba-tiba saja aku teringat dengan semua yang telah kita lalui setahun ini.

 

 

 

Flashback

 

 

Author’s POV

“Monsta X! Berhasil menerobos dengan lagu debut mereka TRESSPASS!”

“Boyband hip-hop Starship, 7 lelaki misterius siap menerobos hatimu!”

“Monsta X akhirnya debut dengan 7 anggota!”

 

Majalah, website, dan situs-situs lainnya sedang ramai dan menjadikan debut Monsta X sebagai headline mereka. Debut Monsta X diterima cukup baik oleh K-netizen. Bahkan, nama mereka menjadi yang teratas di situs-situs pencarian seperti Naver dan Daum.

Berbeda dengan ramainya berita debut mereka, suasana dalam dorm terasa sangat sunyi. Mereka memang senang dan sangat bersyukur dapat berhasil debut, namun, ada perasaan tidak nyaman dalam diri mereka.

“Aku merasa tak enak pada 6 teman kita.” Ujar Jooheon mengingat No Mercy —acara yang membawa mereka untuk debut.

 

“Sudahlah Jooheon-ah.” Jawab Shownu.

 

“Tidak hyung, Jooheon benar. Kenapa juga harus ada orang tambahan.” Sela Kihyun. Semua terkejut mendengar ucapan Kihyun, apalagi IM juga berada disitu. “Kenapa? Bukankah itu benar?” Semuanya terdiam. IM tak dapat melakukan apa-apa kecuali menutup mulut dan menundukkan kepalanya.

 

“Jaga ucapanmu, Kihyun-ah. Sudahlah, ayo kita istirahat.” Wonho menghentikan Kihyun dan menyuruh member lain beristirahat. Satu-persatu dari mereka pergi meninggalkan ruang tengah. Meninggalkan IM yang terus tertunduk. Bahkan ketika ruang tengah sudah kosong, IM masih saja berdiam diri sampai ada suara yang mendekatinya.

“Jangan terlalu pikirkan ucapan Kihyun tadi. Dia begitu karena merasa tak enak pada teman kita. Mandilah dan istirahat. Masih banyak jadwal yang kita punya besok.” Shownu pergi setelah itu. “Ne, Hyung.” Lirih IM.

 

XXXXXXX

 

Hari terus berlalu. Hubungan mereka di depan kamera terlihat sangat dekat, tapi tidak di belakang kamera. Hubungan 6 member dengan IM masih sangat canggung. Mereka memang terkadang saling bicara, namun hanya seperlunya saja. Terkadang, 6 dari mereka bercanda dan IM hanya bisa terdiam canggung. IM ingin lebih berbaur dengan hyung-hyungnya, tapi dia tidak bisa. Mungkin statusnya sebagai yang termuda juga mempengaruhi itu. Dia hanya bisa diam dan mengamati saja. Hanya Shownu yang biasa menasehatinya. Minhyuk dan Jooheon juga terkadang mengajaknya bicara dan membicarakan hal lainnya. Namun, tetap saja keadaan itu belum bisa dibilang baik karena ketidaknyamanan masih saja menyelimuti mereka.

Ketika mereka berkumpul, Kihyun yang paling merasa tidak enak. Mungkin karena rasa bersalah ketika dia mengatakan hal yang kasar pada IM. Kihyun sudah mencoba berbicara pada IM. Tapi, hal itu belum bisa membuat mereka bersikap biasa saja tanpa kecanggungan.

IM sangat berharap dia bisa dekat dengan semua hyungnya. Bukan hanya mengobrol seperlunya saja. Dia ingin diperlakukan sebagaimana maknae group lainnya. Walaupun sepertinya hal itu hanya harapan yang entah kapan akan terwujud.

 

XXXXXXX

 

 

Shownu, Wonho, Hyungwon, Kihyun, Minhyuk, dan Jooheon sedang makan malam di salah satu restoran dekat dorm mereka. Mereka memang sesekali makan diluar ketika persediaan bulanan sudah habis atau ketika Kihyun sedang malas memasak. Kali ini, sepertinya alasan kedua yang menyebabkan mereka makan diluar. ‘Aku kelelahan dan sedang sangat malas memasak.’ Itu yang Kihyun katakan setelah mereka menyelesaikan jadwal hari ini.

“Hei, kalian cobalah lebih terbuka pada Changkyun. Terutama kau Kihyun, kalian berdua terlihat sangat canggung ketika sedang bersama.” Shownu membuka pembicaraan.

“Aku sudah berusaha mendekatinya, Hyung. Tapi entah kenapa aku masih tidak nyaman. Sepertinya kita memang tidak cocok satu sama lain.” Jawab Kihyun. “Aku akan mencobanya lagi hyung. Kasihan dia, kita sudah berbulan-bulan dengannya tapi dia masih saja terlihat tidak nyaman di dekat kita.”

“Ini semua juga gara-gara kau, Kihyun-ah.” Hyungwon menimpali.

“Apa kau bilang?” Kihyun agak terpancing emosi walaupun dari dalam hatinya dia membenarkan kata-kata Hyungwon. Dia menyesal telah bersikap kekanak-kanakan saat itu.

“Ya, kenapa kalian malah begini? Ini juga salah kita, karena dia orang baru, kita secara tidak langsung melampiaskan kekesalan kita dengan bersikap acuh pada Changkyun.” Ujar Wonho sambil meminum jusnya.

“Ehm, ngomong-ngomong, dimana Changkyun?” Tanya Jooheon.

“Tadi dia meneleponku, dia bilang kalau dia sedang berlatih untuk koreografi baru yang akan kita tampilkan di acara akhir tahun. Kau tau sendiri, dia masih belum terlalu fasih.”

Yang lain hanya mengangguk sambil memakan makanannya lagi. Tiba-tiba HP Shownu berbunyi.

“Ne, Yeoboseyo?”

“Apa?! Ada dimana dia sekarang?”

“Baik, kami kesana sekarang.”

Member lain terkejut dan bertanya-tanya, melihat wajah Shownu yang penuh dengan kekhawatiran itu. “Ada apa, Hyung?” Ujar mereka bersamaan.

“Cepat bereskan semua dan pergi sekarang! Changkyun terjatuh ketika dia berlatih.” Ucap Shownu. Suaranya sedikit bergetar. Semua member langsung pergi dengan cepat. Wajah mereka seperti sedang melihat sesuatu yang menakutkan. Mereka tak bisa tenang selama perjalanan. Mereka tidak ingin terjadi apa-apa pada IM.

Sesampainya di rumah sakit, mereka langsung berlari ke kamar yang ditempati IM. Mereka mengetahui kamar IM dari manajer mereka yang berjaga sejak tadi.

IM terlihat sedang mengamati kakinya yang digips ketika tiba-tiba pintu kamarnya terbuka dan muncul 6 orang yang terburu-buru masuk ke kamarnya. “Oh, Hyungdeul. Bagaimana kalian bisa ada disini?”

“Kau tidak apa-apa?” “Apa yang terjadi padamu?” “Apa kau bisa menggerakkan kakimu?” Pertanyaan itu menyerangnya bertubi-tubi. Dia bingung melihat ke-6 hyungnya berada disini.

“Aku tidak apa-apa, hyung. Hanya terpeleset ketika berlatih tadi.” Jawab IM.

“Hei, bodoh. Aku tau kau berlatih keras untuk penampilan kita, tapi jangan lupa juga untuk berhati-hati!” Ujar Shownu sedikit berteriak frustasi.

“Maafkan aku, Hyung.” IM mengatakannya sambil menunduk.

“Hyung, dia sedang sakit, jangan marahi dia. Kau baik-baik saja?” Ujar Minhyuk khawatir. Terdengar suara bergetar menahan tangis.

“Hyung. Maafkan aku, aku tidak bisa menjaga diriku dengan baik. Aku membuat kalian repot dan kelelahan berlari kesini. Kita akan tampil pada acara akhir tahun tapi aku malah cidera,” IM menarik napas “…aku benar-benar minta maaf, Hyung. Kalian benar, aku memang tak pantas bersama kalian.” IM mengatakannya sambil terisak.

“Hei, apa yang kau katakan? Kau tidak perlu meminta maaf karena sakit. Dan singkirkan semua pikiran burukmu itu. Kau pantas bersama kami. Hal ini bisa terjadi kapan saja, jadi kau tidak perlu merasa bersalah. Yang penting kau baik-baik saja.” Wonho mengucapkannya sambil menepuk punggung IM.

“Maaf karena membentakmu tadi, Changkyun-ah. Wonho benar, singkirkan pikiran burukmu itu. Kau pantas bersama kami. Jika tidak ada kau, Monsta X bukanlah Monsta X. Kau hanya perlu lekas sembuh dan kembali tampil lagi bersama kami.” Ujar Shownu disetujui member lain dengan menganggukkan kepala mereka sambil menatap IM.

“Nah, sekarang kau istirahatlah. Aku akan membantumu berlatih kapan saja, jadi katakan jika kau ingin berlatih. Jangan hanya diam dan berlatih sendirian.” Hyungwon mengatakannya sambil tersenyum yang dibalas anggukan oleh IM.

“Jika kau kesulitan, tanyakan saja padaku. Kau taukan aku yang paling hebat diantara semua orang disini?” Kata Jooheon menyombongkan dirinya dengan tatapan mengejek pada member lain. IM tertawa disusul dengan member lainnya. Jooheon berhasil membuat suasana menjadi lebih hangat.

“Kyun-ah. Sekarang kau istirahatlah. Kami akan mengurus semuanya untukmu dan akan sering mengunjungimu.” Ucap Minhyuk. “Baik, Hyung.” Jawab IM dengan senyuman.

 

Ketika semua member keluar, yang daritadi hanya berdiam diri tetap berada di dalam kamar dan menghampiri IM.

“Hei.” Sapa Kihyun ringan. “Hyung.” Balas IM.

“Kau tau, aku minta maaf atas perkataan dan sikapku selama ini.” Kihyun memulai. “Kata-kataku sangat kasar saat itu. Kau pasti mengalami kesulitan selama ini.” Sesal Kihyun.

“Tidak, Hyung. Ini salahku.” Jawab IM.

“Tidak, aku yang salah. Pikiranku sangat sempit menganggap kau menjadi penyebab yang lain tidak debut bersama kami. Padahal kau juga sudah melakukan yang terbaik dan berhasil berada disini dengan susah payah. Aku sangat menyesal.” Balas Kihyun.

“Tidak, Hyung. Aku sangat berterimakasih padamu. Hyung, aku sangat mengagumi kalian. Kalian berlatih lebih daripada aku dan aku mengerti kenapa Hyung sangat sedih ketika aku yang debut padahal waktu traineeku paling sebentar. Kata-kata yang Hyung katakan membuatku ingin berlatih lebih keras lagi. Aku juga berterimakasih karena Hyung sudah mengkhawatirkanku. Ucapkan terimakasihku pada Hyung lain juga.” Ujar IM yang mulai nyaman berada di sekitar Hyungnya itu.

“Changkyun-ah, ini adalah kalimat terpanjang yang kau katakan padaku sejak aku mengenalmu.” Canda Kihyun. Mereka berdua tertawa. Menyadari bahwa megeluarkan semua yang kita pendam akan membuat keadaan menjadi lebih baik. Mereka berdua merasa lebih nyaman satu sama lain sekarang. IM juga merasa nyaman ketika berada di antara hyung-hyungnya.

“Sekarang kau istirahat. Jika ada yang kau perlukan, katakan saja padaku.”

“Ne, Hyung.”

 

XXXXXXX

 

 

Setiap hari, mereka mengunjungi IM dan menghiburnya di Rumah Sakit. Jooheon terkadang membawa komik untuk dibaca bersama IM. Minhyuk biasanya menceritakan hal lucu yang membuat suasana kamar rawat IM menjadi lebih indah diwarnai dengan suara tawa mereka. Wonho dan Shownu hanya bisa tersenyum melihat adik-adiknya yang terlihat sangat dekat. Hyungwon selalu membawa bunga dan mengganti bunga yang ada di meja tiap kali bunga itu layu. Dan terakhir, Kihyun. Dia yang paling peduli pada kesehatan IM. Makan, minum, toilet. Semua itu Kihyun yang membantu IM melakukannya. Terkadang, Kihyun mengupas buah untuk dimakan mereka bersama. Hubungan Kihyun dan IM yang pada awalnya sangat canggung, sekarang menjadi lebih dekat dari siapapun.

Sejak saat itulah IM dekat dengan para hyungnya. Mereka ber-7 sudah seperti keluarga. Sekarang, harapan IM yang ingin diperlakukan sebagai maknae sudah terwujud. Hyung-hyungnya sangat menyayangi dan menjaganya. Hal-hal manis seperti bercanda satu sama lain, dan menghibur IM ketika sedih, IM sudah merasakan semuanya. Tapi menjadi maknae tidak semuanya menyenangkan juga, karena menjadi yang termuda berarti harus mengikuti perintah yang lebih tua. Dan yah, cuci piring, baju dan hal-hal kecil seperti membuat kopi, mengambilkan handuk, dan lainnya sekarang sudah menjadi tugasnya. Tapi bukan berarti dia terbebani akan hal itu, karena IM juga sadar ini adalah tugasnya sebagai anggota termuda. Dan ia juga senang melakukannya.

Mungkin ini terdengar aneh, namun, IM bersyukur dia cidera saat itu, karena hal inilah yang membuatnya dekat dengan para hyungnya.

 

 

Flashback end.

 

 

IM’s POV

“Hei, kenapa melamun? Makan kuemu, Changkyun-ah.” Kihyun-hyung mengatakannya sambil mengusap kepalaku.

“Kau sakit? Kenapa tidak makan?” Minhyuk-hyung bertanya dengan tatapan khawatir.

“Tidak, Hyung. Aku tidak apa-apa. Aku akan memakannya.” Ucapku. Aku mau tidak mau tersenyum akan perlakuan hangat hyung-hyungku ini.

Mereka terdiam sejenak dan melanjutkan perang krim lagi. Aku tertawa melihat tingkah mereka. Melihat 6 orang ini tertawa lepas membuatku sangat senang. Mereka sosok kakak yang luar biasa. Aku rela kehilangan seluruh uangku, tapi tidak dengan 6 hyungku.

Aku akan mengulangi doaku.

“Tuhan. Terimakasih karena telah mempertemukanku dengan mereka. Aku tak pernah menyangka, mereka bisa menjadi seberharga ini untukku. Kuharap kami akan terus seperti ini dalam waktu yang sangat lama dan berhasil meraih mimpi kami bersama. Hanya itu yang aku minta. Aku tak akan meminta apa-apa lagi karena Tuhan… Aku bahagia.”

FIN.

Finally… I did it. Aku bener-bener berusaha banget buat ini. Walaupun hasilnya masih jauuuuuuuh dari kata bagus tapi gapapa. Aku cukup puas. But sorry guys, aku membuat kalian membaca cerita yang aku buat selama 2 hari secara terburu-buru dan ngga ngerti kemana fokus ceritanya hehe. Bingung antara belajar UAS dan cari materi buat bikin cerita. And yeah this is it! Pengen aja certain untold story mereka. Sayang banget sama 7 monster misterius ini uuuh. Semoga suka ya… walaupun aku yakin kalian pasti mengernyit karena ceritanya aneh begini :3 Terimakasih buat admin yang udah merayakan 1st Anniversary MONSTA X. Semoga semakin banyak FF Monsta X dan semakin banyak orang yang jatuh cinta sama mereka 😀

Sekian.

It’s me… BETTY.

Advertisements

Author: MonstaX-FanfictionIndo

HEY READERS MANIA!!! Kami menyuguhkan Fanfiction dengan main cast 'All Member of MONSTA X' So Let's join with us!!

3 thoughts on “[One Year with…] Brothers”

  1. HWALO KU NADA/MINS #98 REALLY NICE TO KNOW YOU :”)))

    Kayaknya aku kesalahan deh baca fic mu ini. Karena aku makin baper tingkat dewa ini gimanaaaaaaa T,T sumpaahh ya dari awal sudut pandang aiyem tuh aku uda seneng sama tulisanmu yang ahh enaaakk banget dibaca nya. Pelan nggak keburu2 gituuu. Diksinya juga pas, pkol nyaman banget dibaca…..
    Makin kebawah mbaca, makin baper makin nyesekkk daaannnn knapa kamu bkin story yang sebigini keliatan nyata siiihhh? Mataku uda panas mau ada yg keluarr gitu tapi kutahan. Ini deep banget. Serasa flashback sama aiyem pas jaman no mercy yang…. Pas mereka debut aku mkir “ini aiyem uda nggak apa kan sama yang lain?” gituuu. Truss fic ini kek nyeritain sesuatu yang kek nyataaa sumpah.
    Apalagi pas baca note mu, ini untold story? Mksdunya bener kejadiaann? Lho kan kebwa baper nya akuuu :””””)))
    Pkoknya ini fabulous bangeettt selamaattt!!!
    Like a wanna hug you now :”””))))

    Tetep semangat nulis yaaaaa :”””))) 😭😭😭😭😭😭👍😘

    Liked by 1 person

    1. Halo Kak(?) Nadaaa😁 99line
      terimakasih banget udah baca karya abal aku sampe akhir hehehe dan sempet2nya komentar itu berarti banget, uh pengen cium😘 /e gabole puasa/
      Emang tiba2 kepikiran gimana kalo bikin cerita yang deket sama mereka, niatnya biar yang baca jadi flashback. Dan kau menyebutkan hal itu dalam komentarmu kak, aku merasa berhasil nyampein itu. Ini imajinasi, ngga nyata kok, but who knows? Hehe
      Actually, this is the first time aku buat ff dan dapet komentar sebegininya tu 😭😭😭 terimakasih semangatnya kaaak wanna hug u too;;;
      Betty.

      Like

      1. Ahhhh jadi baperrr :((( sukses besar ini mahhh :””))) oh yaaa?? De best lhooo tulisanmuuu 😘😘 sini sini peluuuukkk. Suka monsta x bnget yaaaa? May i have your line or something???

        Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s