[Shownu’s Birthday] Remember?

REMEMBER?

 

A story by mintulli

Shownu (MONSTA X)

Wonho, Jooheon, Hyungwon, Minhyuk, Changkyun, Kihyun (MONSTA X), Dong Goo (OC’s child)

Slice appearance Clara Hwang (OC)

AU, Slice of life, Friendship

Ficlet | General

Cover/fanart by bbquill (ig : bambamquill)

Jadi, apa kalian sudah ingat?

 

 

Siapa yang tidak suka dengan hari ulang tahun? Tiap-tiap manusia yang masih hidup, umumnya akan ingat kapan tanggal dan bulan mereka lahir. Bahkan tak sedikit dari mereka yang setiap awal tahun, dengan semangat menggebu membolak-balik lembar kalender untuk mencari bulan lalu menelusuri tanggal lahir yang mana hanya ingin tahu pada hari apa  mereka nantinya sekedar mendapat ucapan ‘selamat ulang tahun’ atau lebih-lebih jika diadakan perayaan.

Nyatanya hal itu juga dilakukan oleh Shownu. Pria tampan, bermata kecil, dengan tubuh atletisnya yang tentu saja menjadi incaran para kaum hawa. Tepat pukul 00.00 hari ini, umur Shownu bertambah satu. Tak bisa lagi dibilang muda memang, tapi jiwa Shownu masih lah anak muda. Pasalnya pria ini, masih ingin memiliki hasrat untuk diperhatikan. Sekali lagi, setidaknya sekedar mendapat ucapan ‘selamat ulang tahun’ meski lewat pesan di ponsel.

Sejuta atau mungkin lebih kemungkinan kejadian hari ini sudah diperkirakan Shownu sejak ia membuka matanya dari tempat tidur. Shownu merekahkan bibirnya, sadar jika hari ini adalah yang ditunggu-tunggu nya setiap tahun.  Dengan begitu semangat, ia melompat dari ranjang empuk nya lantas berlari ke kamar mandi untuk membersihkan diri. Shownu ingin di hari ulang tahunnya, dia wangi lebih awal. Setelahnya, Shownu menuju dapur untuk menunggu sang ibu mengucapkan kata-kata sakral itu.

Dipandangnya sang ibu selama beberapa menit, sampai berulang kali dia harus membantu membawakan sarapan pagi untuk diletakkan di meja makan, demi mendapat perhatian ibu tercinta. Shownu tersenyum pada ibunya, tapi sang ibu justru…

“Mau apa senyum-senyum pagi-pagi begini, nak? Ibu sedang tidak ada uang.”

 

Ibunya lupa tentang hari ini.

 

Ada sedikit rasa kecewa. Senyum di bibir Shownu pun menghilang seketika. Tapi tak apa. Masih ada yang lain. Shownu kembali bersemangat ketika sang ibu menyuruhnya untuk pergi ke rumah Kihyun, temannya. Ibu Shownu memesan ikan segar pada Ibu Kihyun yang kebetulan itu adalah kesukaan Shownu. Shownu kembali bersemangat. Ia kayuh sepedanya dengan kencang agar segera sampai ke rumah Kihyun. Kihyun pasti ingat sekarang ini hari apa.

“Kihyun!”

“Oh ya! Shownu? Ada apa kemari?”

“Mau mengambil ikan segar pesanan ibuku.” Shownu mengembangkan senyumnya. Kihyun lalu mengangguk sembari merasa sedikit aneh dengan sikap Shownu yang tidak biasanya. Shownu menarik napasnya dalam-dalam. Ia tak sabar mendengar ucapan sakral itu dari Kihyun.

Selang beberapa menit, Kihyun keluar dari dalam rumah dengan kedua tangannya penuh membawa ice box berisi ikan segar yang telah dipesan. Diberikannya box itu pada Shownu. Shownu senyum-senyum saja, berbeda dengan Kihyun yang sedikit menghormati Shownu, jadi ia balas dengan senyum juga.

Sebelum Shownu pergi, ia lalu berkata

“Kau ingat tidak sekarang hari apa?”

“Sabtu. Memangnya kenapa?”

“Tanggal?”

“18 Juni.”

Shownu membuat ekspresi wajah datar. Sedikit memberi kode padanya seputar tanggal itu.

“Memangnya kenapa, Shownu? Kau aneh sekali hari ini.”

Kihyun meninggalkan Shownu masuk ke dalam rumah setelah itu.

Jadi, Kihyun lupa tentang hari ini.

 

Selama perjalanan, wajah Shownu kembali sendu. Tapi tak bertahan lama ketika netranya menangkap sosok pemuda berbadan sedikit pendek dari Kihyun dengan hidung mancung nya yang khas. Dialah Changkyun, tetangga Shownu. Karena sudah lebih dari sepuluh tahun mereka bertetangga, pasti tidak mungkin jika Changkyun lupa dengan hari ini. Disapanya Changkyun dengan sangat ramah dan berakhir menanyakan hal yang sama.

“Kau ingat tidak sekarang hari apa?”

“Sekarang?”

Shownu mengangguk kencang. Changkyun mana mungkin lupa, kira-kira begitu pikir Shownu.

“Hari apa ya? Aku lupa. Tunggu disini ya, sebentar. Aku lihat dulu di kalender” Changkyun segera berlari masuk ke dalam rumah. Dia begitu baik untuk memastikan sekarang hari apa demi Shownu. Tapi Shownu sudah terlanjur kecewa. Ia tinggalkan Changkyun dan segera masuk ke dalam rumahnya yang hanya beberapa langkah.

 

Changkyun, tetangga dekatnya juga lupa tentang hari ini.

 

Merasa kesal, Shownu membaringkan tubuhnya di ranjang. Setelah beres urusan dengan sang ibu yang bersibuk ria dengan ikan-ikan segar yang akan segera di hidangkan, Shownu memilih untuk menenangkan pikiran. Sudah ada tiga orang yang ditemuinya pagi ini, tapi ia tak juga mendengarkan ucapan yang paling ingin didengarnya itu.

Beberapa sekon kemudian, Minhyuk datang. Minhyuk teman Shownu juga. Sejak kecil, Minhyuk senang sekali bermain bersama Shownu. Dengan kata lain, Minhyuk adalah sobat kecil Shownu. Binar di mata Shownu pun terpancar. Sudah bisa dipastikan, Minhyuk datang ke rumahnya karena ia ingat hari apa sekarang ini.

 

Harapan hanyalah tinggal harapan begitu Minhyuk mengutarakan tujuannya datang.

“Aku pinjam playstation 3 mu ya? Saudara ku sedang datang dan aku sangat ingin bermain itu dengannya. Tidak apa ‘kan Shownu-ah?”

 

Sobat kecilnya sendiri, lupa dengan hari ini.

Shownu merasa kembali pada suasana sendu. Begitu Minhyuk pergi membawa barang yang –demi jenggot kambing, Minhyuk akan menyesal jika tahu hari apa ini- Shownu mengambil dompet dan membawa ponselnya. Ia akan pergi ke rumah Hyungwon. Setidaknya Shownu masih memiliki harapan pada pemuda tampan yang digilai banyak gadis termasuk ibu-ibu sekalipun itu.

Hyungwon ini teman sekelas Shownu saat masih sekolah menengah atas. Layaknya cerita pada masa sekolah, Hyungwon dan Shownu bagaikan ambasador sekolah mereka tahun itu. sekolah mereka menjadi tenar dengan cepat berkat tampan dan menawannya Hyungwon dan Shownu.

Begitu sampai, Hyungwon segera menyilahkan karibnya itu masuk ke dalam rumah. Sudah seperti rumah sendiri tentu saja. Kebetulan sekali Hyungwon sedang sendiri, pertanda baik apa ini? Lagi-lagi pikiran Shownu melayang. Membayangkan jika karibnya ini mempersiapkan segala sesuatunya untuk dijadikan sebuah kejutan di rumahnya. Hanya masalah waktu, tak apa bagi Shownu untuk menunggu.

Lama sekali mereka mengobrol ini itu. Membahas dari seputar bola sampai wanita. Shownu mulai merasakan sesuatu yang janggal. Kenapa Hyungwon tak jua memberikan kejutan ulang tahun untuknya?
“Hey Hyungwon!, kau tahu tidak hari ini hari apa?”

Hyungwon berhenti berjalan. Baru waktu yang lalu ia mengambil makanan ikan yang terletak sedikit jauh dari jangkauannya, ia mengernyitkan dahinya untuk berpikir keras. Sedikit-sedikit juga ia garuk tengkuknya yang sama sekali tak gatal. Sedang Shownu kembali dengan ekspresi sumringahnya yang berharap banyak. Karena ia dan Hyungwon berteman baik, itulah sebabnya.

Hyungwon lantas mendekat ke arah aquarium nya. Menabrukan makanan ikan sambil berujar,

“Memangnya ada hari yang lebih spesial dari hari lahir Sooki?”

 

Ya Tuhan, salahkan Hyungwon yang tidak peka dan lebih perhatian dengan ikan hias bernama Sooki daripada teman seperjuangannya, Shownu.

Shownu rupanya harus bersabar. Hyungwon sendiri, lupa tentang hari ini.

 

 

Waktu sudah hampir tengah hari dan tak satupun dari orang terdekatnya yang selama ini ia temui mengucapkan paling tidak ‘selamat atas hari kelahiranmu’. Mudah saja kan? Tapi mereka cukuplah membuat Shownu kembali ber- aura gelap.

Akhirnya, Shownu memutuskan untuk menghibur dirinya sendiri. Ia langkahkan tungkainya menuju kedai es krim dekat sana yang…

Hey! Shownu baru saja ingat sesuatu. Pemilik kedai es krim dan toko kesukaannya itu adalah ayah dari teman kenalannya. Namanya Jooheon. Sebab Shownu sering membeli es krim disana, ia jadi akrab dengan Jooheon.

Ia adalah pemuda yang ramah, dan sangat mudah bergaul. Shownu juga sering menghabiskan waktu dengan lelaki bermata sipit dengan lesung di kedua pipinya itu. seingat Shownu, dua tahun yang lalu ia mengucapkan selamat ulang tahun untuk Shownu. Mungkin saja ‘kan hari ini Jooheon ingat lalu akan membiarkan ia mengambil es krim mana yang disuka sebagai hadiahnya.

Kebetulan sekali penjaga toko hari ini Jooheon. Seperti biasa, ia menyapa Shownu dengan sangat ramahnya. Jangan lupakan ekspresi Shownu yang kembali merekah-rekah. Percaya diri jika kali ini ia akan mendengar ucapan sakral itu dari Jooheon.

Ketika Shownu dekat dengan meja kasir, Jooheon mencegahnya. Menagih sesuatu.

“Yang itu 500 won lebih mahal dari es krim kesukaanmu. Kau sudah bosan dengan es krim yang dulu ya?”

Shownu hanya membalasnya dengan tersenyum saja sampai kedua maniknya tenggelam. Di dalam hatinya, ia masih menunggu-nunggu Jooheon berujar sesuatu.

“Kau tidak bermaksud ingin mencuri ‘kan?” Jooheon menjadi berhati-hati. Pasalnya Shownu mulai mengambil beberapa makanan ringan dan terlihat seperti tak akan membayar.

“Bukannya kau akan memberikan semua barang secara gratis padaku hari ini?”

“Hey! Di dunia ini mana ada yang gratis?”

 

Bayangkan saja sendiri betapa kesalnya Shownu sekarang. Pasalnya Jooheon benar-benar tidak ingat dan sekarang justru berlagak layaknya seorang bajak laut yang memalak tawanannya untuk membayar tebusan.

 

Dengan langkah gontai dan lemas tentu saja, Shownu segera pergi dari sana setelah menghabiskan es krim dan beberapa makanan ringan untuk perayaan diam-diamnya. Jangan lupakan dompet Shownu yang detik ini sudah tipis.

Di perjalanan, ada seseorang yang meneriaki namanya dari belakang. Segera Shownu berbalik dan melihat Wonho melambaikan tangan sembari mengayuh sepedanya kencang-kencang ke arahnya. Shownu kembali mengembangkan senyumnya hingga matanya membentuk kurva sempurna. Dalam hatinya ia berujar, Wonho pasti ingin mengatakan sesuatu yang sedari tadi pagi sudah ditunggu-tunggu.

Wonho ini sepupu jauh Shownu. Oh ayolah, mana mungkin ia lupa dengan ulang tahun saudara sepupunya.

“Ada apa Wonho?”

Shownu persiapkan rungunya baik-baik. Ia tak ingin kalimat selamat ulang tahun itu terlewat dari kedua telinganya.

“Tak ada, aku hanya melihatmu lalu menyapamu. Kau habis dari mana?”

Terang-terang an Shownu menghela napas gusar. Kesal sebenarnya, tapi sekuat tenaga ia tahan. Setidaknya Shownu masih berprasangka baik pada Wonho.

“Aku habis membeli es krim dan makanan ringan dari kedai Jooheon.”

Wonho mengangguk-angguk. Sama sekali tak ada tanda-tanda jika ia akan berujar sesuatu itu.

“Wonho! Kau tidak ingat hari ini hari apa?”

“Ah benar!! Hari ini aku harus membayar hutangku pada Jooheon! Sudah dulu ya, nanti aku mampir ke rumahmu!”

Shownu tak ingin menyerah. Ia harus memaksa Wonho untuk ingat sekarang.

“Bukan itu! ada hal lain!”

Wonho diam sejenak. Sedikit mempekerjakan otaknya untuk kembali mengingat sesuatu yang sangat diharapkan Shownu. Tapi kembali meleset.

“Ya Tuhan, terimakasih ya Shownu. Aku harus pergi ke rumah Clara setelah ini! Sampai nanti!”

 

Jika Shownu sudah berumur, tekanan darahnya mungkin akan naik dengan kecepatan paling maksimum lalu berpengaruh pada detak jantungnya. Berita buruknya ia akan masuk surat kabar dengan berita utama dirinya yang telah mati konyol akibat tak ada satu orang yang tak ingat dengan hari lahirnya. Shownu sungguh sedang diuji kesabarannya.

Ia kecewa benar pada semua orang. Bagaimana mungkin tak ada satu pun yang ingat?

 

Tanpa sadar Shownu lantas mendudukkan dirinya di pinggir sungai. Garis wajahnya murung sekali. Siapapun yang melihatnya, pastilah beranggapan bahwa mungkin Shownu baru saja ditinggal oleh orang terkasihnya.

 

Dari radius beberapa meter, seorang bocah berumur lima tahun tengah memperhatikan Shownu. Karena merasa ingin tahu, ia dekati Shownu sembari duduk di sampingnya.

“Apa yang sedang terjadi, Hyung?”

Shownu cukup tersentak. Ia palingkan atensi nya pada anak laki-laki lucu itu.

“Banyak orang yang lupa dengan hari ulang tahunku.”

“Menyakitkan sekali. Tapi harusnya kau siap dengan itu.”

Shownu sedikit tertohok dengan ucapan akhir sang anak.  Terdengar seperti bocah ini mengutuk hari baik Shownu jadi ia tak mendapat ucapan dari siapapun.

 

Bocah bernama Dong goo itu mecoba meluruskan kalimatnya.

“Kata ibuku, semakin tua umurmu, maka kau akan semakin terlupakan. Kurasa itu benar. Bukan begitu?”

 

Ah! dulu ibunya juga pernah bilang persis seperti itu pada Shownu. Tapi shownu memang tak pernah percaya jika tak dibuktikannya sendiri.

“Jangan sedih, aku akan menjadi yang pertama mengucapkan selamat padamu.”

 

Dong goo lalu melepas topi berbentuk bebek donald  dan dipasangkannya di kepala Shownu.

“Sampai tua, bebek donald selalu diingat ‘kan? Aku harap itu juga berlaku untukmu hyung.  

Selamat ulang tahun”

 

Aura Shownu berubah menjadi kuning, tanda sedang senang dan kembali bersemangat. Ya, ia harap setelah ini semua orang sedang berkumpul di rumahnya dan menunggunya untuk menyambut dan merayakan hari jadinya yang sudah setengah dari setengah abad ini.

Amin.

 

 

 

 

 

Hey! Jika kalian berpikir bahwa mereka semua benar-benar lupa maka kalian sungguh kejam. Mereka sayang pada Shownu dan tentu mereka ingat hari apa ini. pasalnya, mereka sekarang benar-benar sedang berkumpul di rumah Shownu dengan hidangan yang harusnya kue tart digantikan dengan sup rumput laut dan ikan favorit Shownu.

Rupanya doa Shownu terkabul, benar begitu?

 

 

-fin-

 

 

 

Nb : HAI HELLO ANNYEONG!!! Akhirnya setelah berpikir mencari ide, terlahirlah cerita yang ala  kadarnya begini huhuh. Maafkan jika ide ceritany terbilang tidak istimewa yaa, maafkan ku Shownu, maafkan ku monbebe dan maaf untuk Shownu stan juga T.T

HAPPY (OLD) BORNDAY SHOWNU LALALALAL! Semoga umurmu membawa berkah mas, tetaplah menjadi Shownu yang membanggakan Monbebe dan Monsta X. Senangnya dikau sudah semakin dewasa tapi wajahmu kadang menggemaskan ><

DAN TETETERETERRTET INI DEBUT FIC KU LHOOO CIE PAS ULTAH SHOWNU AWWW sungguh suatu kebanggaan bisa ditrima disini sebagai author /deep bow/ mohon bantuannya ya author dan admin sesepuh heheh :”) maunya bikin debut fic pas tanggal ultah tapi berhubung deketan sama ultahnya mas Shownu yaudah sekalian. Aku dan Shownu saudara beda tanggal lahir sama bulan lho wkwkw. /abaikan

Terimakasih yang sudah mau membaca fic dan note gaje ini. mind to review please?

-mintll-

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Advertisements

Author: mintulmint

perempuan, lucu, dan baik :) have a big eyes, big smile, and big laugh! and also full of surprised!

8 thoughts on “[Shownu’s Birthday] Remember?”

  1. Sabar binu, adek adek emang rada ngeselin gimana gitu, tapi mereka sayang binu kok. Haha , lucu ceritanyaa

    Like

  2. SABARLAH MAS SHOWNU XD NISCAYA HIDUPMU AKAN LEBIH BERFAEDAH /G/
    KYAAAAAA MET DEBUT YA NAD! ❤ aku hanya ingin merusuh di lapakmu ini. Ceritanya ucuuuuuul banget, keep writing Nad!!!

    Like

  3. YEEEEEYYYY AKU MEMENUHI JANJIKU NGERUSUHIN LAPAK KAMU BEBEH OWL…

    DAN APA INI? MAS SHOWNU INGET UMUR DONG AKU AJA YANG UDAH UMUR SEGINI GAK TERLALU MENANTIKAN HARI ULANG TAHUN MASSS MUNKIN KAMU KURANG AKU KELONIN SINIHHHH ^v^)/

    DAN BOLEH KETAWA YANG SI KIHYUN? WKWKWK MAS KU TEMPELENG JIDAT KAMU BOLEH GA DUH GEMEZZZZ >< NICE FIC~ KEEP WRITINGGG💓💓

    Like

  4. Tetiba lgsg ngekek sama author note nya 😂😂😂 wkwkwk..
    Lucuan author notenya dek 😆😆 /langsung di lempar ke jurang/
    Mas shownu sabar ya mas. Sabar itu berbuah manis. Itu buktinya lgsg dikasih surprise 😁 /apasih ini/
    Baiklah.. bhay

    Like

    1. mana yang lucuuuu itu note ku? ehehehe. iya deh aku lucu didikan om sule /? ndak kok aku ndak berani lempar2 cewe yang katanya ‘calon’ nya mas ku hehehe 😉 dia sudah sabar sampai akhrnya mendapatkan Jooyeon…. /eh bener kan?/ hihihi
      makasi nemen kakcuntik sudah me-review :*

      Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s