AU, Ficlet, Freelance, MonstaX FF Indonesia, PG-15, School Life

[MONSTA X FF FREELANCE] Changkyun’s Problem (Ficlet)

changkyns-problem

Changkyun’s Problem

Starring Monsta X’s Im Changkyun & OC’s Yoonri and slight appearance of iKON’s Kim Hanbin in Length Ficlet with 900+ word count Genre in AU! School Life and Rated PG-15 for some harsh words

Tapi Changkyun memiliki masalah. Masalahnya sepele sih, tetapi berakibat fatal pada rencananya jika tidak segera ia atasi.

Siskarikapra©2016

 

oOo

Changkyun baru saja muncul dari parkiran belakang gedung sekolah. Ia berjalan santai dengan ranselnya yang tersampir hanya di bahu kanan. Kaos putih polosnya terlihat jelas lantaran pemuda itu tidak mengancingi kemeja sekolahnya. Tidak satu kancing pun. Almamaternya ia tenteng di tangan kiri dan tangan kanannya sibuk memainkan kunci mobil. Tipikal murid nakal tapi berselera tinggi. Plus pencitraan.

Ketika langkah kakinya menyusuri lorong koridor, bulu halus di tengkuknya meremang. Sepi. Kira-kira satu kata itu dapat merepresentasikan suasana yang tengah Changkyun hadapi. Ia melirik Omega yang melingkar di pergelangan tangan kirinya. Baru pukul tujuh lewat sembilan belas menit. Sedangkan bel jam pelajaran pertama berbunyi pukul delapan tepat.

Kepagian?                                                   

Sepasang bahu Changkyun turun naik. Ia melanjutkan langkahnya menuju ruang kelas. Ketika hendak sampai, dari arah berlawanan, ia melihat seorang siswa—yang sialannya adalah—yang menghalangi jalan pulangnya kemarin sore. Tulisan yang tertera pada name tag yang siswa itu kenakan kemarin bertuliskan nama ; Kim Hanbin. Dalam hatinya Changkyun berserah diri pada Tuhan dan menggumamkan ratusan doa supaya Kim Hanbin—sialan—itu tidak memasuki ruang kelas yang sama dengannya.

Sumpah mati Changkyun kesal kenapa bisa ada yang meng-copy cat wajahnya sampai sebegitu mirip. Apakah aksi plagiat masa kini bukan saja dilakuan terhadap karya sastra atau seni tapi dilakukan juga pada wajah? Astaga Changkyun benar-benar akan gila.

Kepalanya menggeleng sekilas kemudian kembali fokus pada langkahnya. Namun semakin dekat ia dengan ruang kelas, si Hanbin itu juga semakin dekat dengan presensinya. Masih ada satu kelas yang belum terlewati oleh Hanbin di seberang sana. Changkyun masih memiliki—setidaknya—sedikit harapan—untuk tidak berada dalam satu ruang kelas dengan Hanbin.

Tetapi takdir berkata lain. Rupanya Kim Hanbin itu melewati kelas terakhir sebelum menuju kelas Changkyun. Alhasil mereka beradu pandang ketika keduanya telah berada di depan pintu kelas. Hanbin juga sebenarnya teramat sangat mengalami gangguan akibat Changkyun yang memang sekilas identik dengan wajahnya. Apalagi pasal gadis Yoon yang kemarin salah mengira dirinya sebagai Changkyun. Sebanyak dua kali. Dalam satu hari.

Sementara Changkyun dan Hanbin beradu tatapan sengit di depan pintu kelas, dari dalam ternyata dua pasang mata tengah memerhatikan mereka dengan alis terangkat—bingung. Yoonri dan gadis bersurai cokelatdi sebelah kirinya sempat bertukar lirik sebelum kembali mengamati dua siswa yang keliahatan sedang bercermin di depan pintu kelas sana.

“Changkyun!” pekik Yoonri dari dalam kelas.

Namun tanpa diduga baik Changkyun maupun Hanbin, keduanya sama-sama menoleh.

“Dia memanggilku, bung. Bukan kau.” Kata Changkyun sinis

Hanbin tidak mau kalah. Ia kemudian menimpali Changkyun tidak kalah sinis dengan,”Dan dia dua kali mengira kalau aku adalah kau, dalam satu hari.”

Changkyun melotot. Begitu pula Hanbin. Keduanya tidak mau kalah sebelum Yoonri akhirnya beranjak dari kursi dan memutuskan menyelip di antara mereka.

“Ada apa sih? Ayo Changkyun masuk ke kelas.”

Sebelum akhirnya Yoonri menarik tangan Changkyun untuk masuk, pemuda Im itu sempat melemparkan tatapan mengejek dan menjulurkan lidahnya pada Hanbin. Hanbin tetap memertahankan straight face-nya dan menyusul masuk ke kelas.

He’s disgusting as fxxk.”

Changkyun menyapu lidah ke bibir atasnya membersihkan sisa-sisa kopi yang masih menempel. Sementara tangan pemuda itu meremas kaleng kopi—yang sudah tidak ada isinya—sampai penyok.

Ngaca, Kyun.” Kata Yoonri kemudian meminum jus apelnya yang mumpung masih dingin.

Keduanya tengah berada di kafetaria semenjak bel istirahat berbunyi sebelas menit lalu. Pelajaran seni tadi pagi benar-benar gila. Guru Choi itu benar-benar kelewat hiperaktif dan membuat beberapa siswa merasa illfeel. Dilanjut dengan dua jam mata pelajaran sejarah dan kewarganegaraan. Dan sampailah mereka pada jam istirahat pertama ini.

“Aku melihat pangeran tampan kalau sedang ngaca, Ri.”

“Receh.”

“Pinjam ponselmu, dong.”

Tanpa diminta dua kali Yoonri langsung menyerahkan ponselnya pada Changkyun. Pemuda itu sibuk mengutak-atik ponsel Yoonri dan tidak berapa lama ponselnya sendiri berdering nyaring. Beberapa mili sekon setelah netranya memandang ponsel miliknya Changkyun melotot.

“Nomormu masih yang dulu?”

Yoonri mengangguk,”Kau saja yang kelewat bodoh tidak pernah menghubungiku.”

Cengiran pasrah terpampang jelas di wajah Changkyun. Ia mengembalikan ponsel Yoonri sembari merutuki dirinya sendiri.Selepas kepindahannya ke Boston, Changkyun memang tidak pernah sekali pun mencoba untuk mendial nomor atau sekedar mengirim pesan untuk Yoonri.

“Kyun,”

Hmm?”

“Saat di Boston, kau punya pacar?”

Changkyun tergeming. Terselip rasa yang tidak berdefinisi di dalam rongga dada pemuda itu. Tanpa diketahui, ia sebenarnya menyembunyikan perasaannya untuk Yoonri. Jadi, saat gadis yang ia sukai menanyakan hal semacam itu padanya, entah kenapa rasanya begitu aneh. Changkyun tahu memang kedengarannya gila, tapi faktanya ia memang menyukai Yoonri. A lot. Since their childhood. Until now.

“Kyun?”

“Ehh—iya?”

“Tadi aku tanya, saat kau di Boston kau punya pacar tidak?”

“Punya.”

Kini giliran Yoonri yang tergeming. Ia tidak tahu harus mengeluarkan reaksi semacam apa. Katakanlah gadis itu terlalu percaya diri pasal persepsinya yang meyakini bahwa selama ini Changkyun memiliki perasaan untuknya. Dan berharap Changkyun tidak pernah menyukai apalagi sampai mengencani gadis lain selain dirinya.

Melihat gadis di hadapannya membatu, Changkyun mengulas senyum. Sepertinya ia berhasil membuat Yoonri cemburu. Seandainya gadis Yoon itu tahu, ia membual. Seandainya gadis itu tahu selama ini organ hati yang menyimpan perasaan untuknya tidak pernah disfungsi atau pun mati.

“Kalau kau?” tanya Changkyun penasaran

Yoonri menggeleng sambil nyengir kikuk. Dengan tanggapan Yoonri yang hanya ala kadarnya itu, Changkyun berspekulasi bahwa bisa saja alasan dibalik tidak pernahnya Yoonri berkencan adalah karena gadis itu menunggu dirinya kembali.

Silahkan hujat Changkyun yang terlampau percaya diri. Lengkungan senyum tak lepas dari wajahnya saat benaknya mengatur strategi untuk segera menyatakan perasaan pada Yoonri. Tapi itu semua tidak bertahan lama—

“Tapi sepertinya aku akan berkencan sebentar lagi, Kyun.”

—sebab Yoonri yang berujar demikian. Gadis itu tengah memikirkan Hanbin, yang dua kali menyelamatkannya hari pertama kemarin. Sementara Changkyun senang sekaligus gusar. Apakah Yoonri seorang mentalist yang bisa membaca pikirannya? Ataukah gadis itu juga tengah didekati oleh pemuda lain?

Changkyun menggeleng, mengenyahkan semua pikiran buruk yang berkeliling melingkari tempurung kepalanya. Yang jelas, tekadnya sudah bulat untuk menyatakan perasaan pada Yoonri.

Tapi Changkyun memiliki masalah. Masalahnya sepele sih, tetapi berakibat fatal pada rencananya jika tidak segera ia atasi. Dan masalahnya adalah ; Changkyun tidak punya nyali untuk sekedar menyatakan perasaannya pada Yoonri.

—fin

Rika/n Halluuuuu wkwk sedikit baru sih dan iseng aja ngefreelance di sini semoga gak banyak yang kecengklak abis baca ini:””””

Ehya btw ini cuma penggalan scene/? yang dirombak dari FF chaptered aku yang dipublish di wattpad sini (sekalian promo) (gapapa ya) (wkwk)

Udah ah cuap-cuapnya hope yall enjoy this and please leave some like or feedbacks ❤

Advertisements

3 thoughts on “[MONSTA X FF FREELANCE] Changkyun’s Problem (Ficlet)”

  1. yatuhan emang mereka mirip,, akakakakak
    udh berharap ada seseorang yang nulis ff mereka kembar,, wkwkwk taunya ada yang tulis mereka ketemu dengan mukak yang teramat ngeselin (trans:gemesin pengen ngarungin) qkwkwkwkwk

    Liked by 1 person

  2. SIALAAAANN DUH AKU MALES AH SAMA KAMU RIKKK
    KIRAIN TUH BEDANYA SAMA YANG DISANA TUH NTAR ADA FLUFFY2AN NYA APA GIMANA GITU… EH TERNYATA :””))
    SUNGGUHRECEH BANGET MASALAHNYA MAS AIYEM :””)))
    TAPI AS ALWAYS AKU GAK BOSEN2NYA BACA TULISANMUUU SYUKAAAAKK ❤
    SEMANGAT TERUS YA SAYANGKUUUU PROJECTNYA JUGA MWAMWAAAHHHH :***

    Liked by 1 person

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s